Tulisan Untitled
“Apa yang ia katakan selalu benar. Selalu mengena pada dasar keras dalam
pribadi saya. Ia selalu dapat mendongkrak apa yang melintang. Ia selalu dapat
meluluhkan apa yang membeku. Tapi mengapa kini terasa sesak ? Bukan kah ia
membebaskan sesuatu yang belum terbebas dalam diri saya yang sebelumnya tidak
bebas dari sesuatu yang sebenarnya bebas ?
Oh
Tuhan…terlalu angkuh kah diriku ini ?
Seketika
senyumnya terasa ringan. Senyum saya mulai mengembang. Terasa angin sejuk
menyapu kotoran dalam tempurung jiwa. Ya, yang saya butuhkan hanya pengakuan
kalau saya angkuh untuk mengaku angkuh agar keangkuhan ini tak lagi tegak
secara angkuh pada jiwa yang enggan untuk angkuh pada ketidakangkuhan dan
keangkuhan yang ada.
09:24:40
pm
23-10-2008”
_dedicated : “Nge”, dari : buku
Hijau.
:)
0 comments: