Where’s the better place ?

8:39 AM Tameila 0 Comments



Di waktu ini dunia tidak membutuhkan aku

Dunia tidak membutuhkan kamu

Yang dibutuhkannya adalah kita

Aku sudah memberikan yang terbaik

Kamu sudah melakukan apa yang seharusnya dilakukan

Tapi kalau kita masih berbohong satu sama lain

Apakah dunia tidak akan meledak akan khianatnya kita ?


Hapus saja segala perjanjian itu

Kalau masih saja ada deru senapan di sana – sini

Ingkari saja pertemuan kita

Saat membahas indahnya sebuah perdamaian,

cinta kasih di tengah perbedaan,

dan berpegangan tangan demi kehidupan di depan


Mencoba menolong dunia dari bencana

tapi kita sendiri yang menciptakan kemelut

Saling tuduh akan sesuatu yang belum pasti

Meskipun sudah ada hitam di atas putih,

tidak bisakah jiwa ini melupakan apa yang telah terjadi ?


Nyawa memang harus dibayar nyawa

Kepala memang harus ditebus kepala

Darah memang harus disiram darah

Lalu ke mana kata “maaf” ?

Ke manakah terbangnya sebuah “perdamaian” ?

Malah dendam yang hinggap hingga merasuk ke tulang rusuk

Mendarah daging

Meracuni pikiran


Apakah kuasa menggelapkan kalian semua ?

Tulikah kalian dengan jeritan bayi kecil yang rindu ibunya ?

Masih bisa tertawa saat para papa merintih dengan tubuhnya yang ringkih ?

Sudikah kalian sejarah mencetak desir tank hilir mudik di sini ?

Atau letup senapan yang memecah pekatnya malam ?


Kalau memang perlu perang, perang lah

Kalau memang perlu bunuh, bunuh lah

Kalau memang perlu tumpas, tumpas lah

Kalau memang perlu berantas, berantas lah

Tapi tidak di langit mereka yang masih merindukan pelangi di tengah derasnya hujan badai

Where’s the better place for living ?

It’s so hard to find


You Might Also Like

0 comments: